Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

tutorial mandi wajib


Mandi wajib adalah bagian penting dalam praktik agama Islam. Mandi wajib harus dilakukan dalam beberapa keadaan tertentu, seperti setelah hubungan suami istri, setelah mimpi basah, setelah haid atau nifas, setelah berhubungan dengan jenazah, dan setelah menyentuh tubuh yang tidak suci. Berikut ini adalah langkah-langkah dalam melakukan mandi wajib:


1. Niat: Niatkan mandi wajib untuk membersihkan diri dan mendapatkan kesucian. Niat ini bisa dibuat di dalam hati dan tidak perlu diucapkan.

Berikut ini adalah bacaan atau doa yang bisa dibaca saat melakukan mandi wajib:


Niat (dalam hati):

أُصَلِّيْ فَرْضَ الْغُسْلِ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْأَصْغَرِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى

"Ushalli fardhal ghusli liraf'il hadatsil ashghari fardan lillahi ta'ala."

Artinya: "Aku berniat melakukan mandi wajib untuk mengangkat hadas kecil, fardhu karena Allah Ta'ala."


Selain itu, jika ingin memohon ampunan dan kesucian, bisa membaca doa berikut:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَوَسِّعْ لِي فِي دَارِي وَبَارِكْ لِي فِي رِزْقِي

"Allahumma, ighfir li dhambii wa wassii' li fi daarii wa baarik li fi rizqii."

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosaku, luaskanlah ruang di rumahku, dan berkahilah rizkiku."


2. Membasuh tangan: Mulailah dengan mencuci tangan sampai pergelangan tangan tiga kali.


3. Berkumur-kumur dan membersihkan hidung: Berkumur-kumur dengan air yang cukup untuk membersihkan mulut, tenggorokan, dan gigi. Setelah itu, masukkan air ke dalam hidung dan keluarkan dengan membersihkan hidung menggunakan tangan atau menggunakan alat bantu seperti neti pot.


4. Membasuh seluruh tubuh: Basahi seluruh tubuh dengan air, pastikan air menyentuh seluruh bagian tubuh, mulai dari kepala hingga ujung kaki. Pastikan air mencapai semua bagian tubuh, termasuk rambut, kulit kepala, dan bagian-bagian yang tertutup oleh pakaian.


5. Menggosok tubuh: Setelah membasahi seluruh tubuh, gosok tubuh dengan tangan atau menggunakan kain, pastikan semua bagian tubuh terkena air dan tidak ada bagian yang kering atau tidak terbasahi.


6. Membasuh kaki: Terakhir, basuh kedua kaki hingga pergelangan kaki tiga kali. Pastikan air menyentuh semua bagian kaki, termasuk sela-sela jari kaki.


Setelah selesai mandi wajib, bisa membaca doa berikut:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

"Ashhadu an la ilaha illallah, wahdahu la sharika lah, wa ashhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh."

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya."